Term Of Reference Koordinasi Lp/Ls Kesehatan Keluarga Tingkat Prov.Kalteng Tahun 2019

| 25 Juli 2019 | dibaca: 22 pembaca

Tema:


Palangka
Raya
-Saat ini Angka Kematian Ibu dan Neonatal
(AKI/AKN), Stunting serta Umur Harapan Hidup menjadi masalah kesehatan di
Indonesia yang perlu ditangani secara serius, d
imana kematian ibu di Indonesia masih
tergolong tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia.
Berdasarkan Survei  Demografi Kesehatan
Indonesia (SDKI 2012) AKI sebanyak 359/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Hasil
survei terkini AKI (SUPAS 2015) didapatkan sebesar 305/100.000 KH. Sedangkan
Angka Kematian Neonatal (AKN) setelah satu dekade tidak berubah di 19/1000 KH
(SDKI 2012), akhirnya menurun 15/1000 KH hasil (SDKI 2017). Angka ini masih
jauh dari target Sustainable Development
Goals (SDGs) tahun 2030 mendatang dimana AKI menjadi 70/100.000 KH dan AKN
12/1000 KH. Kalimantan Tengah ditahun 2019 ditetapkan 2 Kabupaten sebagai Lokus
Intervensi Penurunan AKI/AKN yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur dan
Kotawaringin Barat.



Dalam sambutannya Kepala
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr.
Suyuti Syamsul, MPPM

menambahkan, Untuk masalah Stunting secara Nasional adalah 37,2%(Rikesdas 2013)
dan 30,8% (Rikesdas 2018), dimana terdiri dari 18,0% sangat pendek dan 19,2%
pendek. Kalimantan Tengah menduduki peringkat keempat untuk Baduta dan
peringkat kelima untuk Balita dimana ada 3 kabupaten lokus intervensi yaitu
Kabupaten Barito Timur, Kotawaringin Timur dan Kapuas, Rabu (24/7).



Sedangkan Umur Harapan Hidup
di Indonesia meningkat dari 69,8 tahun (2010) menjadi 70,8 tahun (2015), dan
diperkirakan akan meningkat menjadi 72,2 tahun (2030 – 2035). Berdasarkan hasil
Sensus Penduduk 2010 jumlah lansia sebesar 18,1 juta jiwa 7,6 % dari total
penduduk. Masalah yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah masalah
kesehatan, Umbuh Kadis.



Upaya Pembinaan Kesehatan Keluarga meliputi program-program yang
bertanggung jawab dalam upaya kesehatan masyarakat

berdasarkan tahapan siklus hidup (life
cycle approach)
mulai dari kesehatan maternal dan neonatal, bayi, anak
balita, anak usia sekolah, usia reproduksi dan lansia
. Dan kesehatan keluarga merupakan
salah satu program prioritas utama Pembangunan Kesehatan RPJMN 2015-2019 dimana
Indikator AKI dan AKN juga Stunting menjadi salah satu dari lima focus
prioritas sebagai tindak lanjut Rakerkesnas 2019.



Salah satu upaya pemerintah
dalam rangka
percepatan
penurunan AKI/AKN, Stunting dan juga meningkatkan Umur Harapan Hidup yaitu
dengan penyelenggaraan
kegiatan yang berdaya ungkit
tinggi terhadap nilai Indikator berdasarkan
norma, standar,
prosedur dan kriteria (NSPK)
secara berkelanjutan, baik
terhadap akses dan kualitas dengan pemenuhan jangkauan sasaran.



Pertemuan ini merupakan tindak
lanjut dari Pertemuan Sosialisasi Dan Evaluasi Program Kesehatan Keluarga,
dimana pertemuan ini mengajak kita semua untuk dapat saling mendukung
berkoordinasi baik lintas program maupun lintas sektor dalam melakukan
program-program terkait secara terintegrasi dan terarah, dimana upaya-upaya
kesehatan masyarakat terutama upaya pembinaan
kesehatan
keluarga
dapat terselenggara secara optimal dan
berkesinambungandalam pencapaian output dan kinerja kegiatan.Sehingga
harapannya kegiatan ini dapat bermakna khususnya untuk mewujudkan derajat
kesehatan masyarakat Kalimantan Tengan.



 



Sumber
: Kesmas



Tanggal : 22 Juli 2019 s/d 24 Juli 2019
Tempat : Palangka Raya
Pukul : 08:00 Wib