Berita Utama

Penghargaan Kemenkes

3 Kab. Prov.Kalteng menerima Penghargaan Kemenkes dalam rangka mendukung Kalteng bebas Malaria

| Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:15:40 WIB | dibaca: 56 pembaca

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya di Provinsi Kalimantan Tengah, meraih penghargaan eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek yang diterima Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, pada saat Peringatan Hari Penglihatan Sedunia  di Puslitbang Kesehatan Humaniora dan Manajamen Kesehatan, Balitbangkes  di Surabaya, Kamis (11/10/2018).

Bupati Eddy Raya Samsuri mengatakan, pada tahun 2018 ini,  Barsel merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota di Indonesia yang diundang Kemenkes RI, karena telah berhasil menangani malaria di Barito Selatan dan berhak menerima penghargaan eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan RI.

Selain itu, ujar Eddy Raya, penghargaan eliminasi malaria ini yang diraih,  juga merupakan bentuk komitmen pihak pemerintah daerah untuk mewujudkan Indonesia, khususnya wilayah Barito Selatan, Kalimantan Tengah yang bebas malaria sesuai dengan program eliminasi malaria yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Menurutnya, penghargaan yang diraih hendaknya dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pemkab Barito Selatan untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan derajat atau kualitas kesehatan masyarakat di “Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus”.

“Yang terpenting lagi, seluruh jajaran Dinas Kesehatan hingga Puskesmas beserta jajarannya, harus terus bekerja keras mensosialisasikan Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan tetap berperan aktif membantu masyarakat untuk mencegah penyakit malaria serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat,”  ucapnya.

Sukses Kabupaten Barito Selatan dalam meraih penghargaan eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan tak lepas dari peran Dinas Kesehatan setempat. Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, Djulita Palar menambahkan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia harus bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Penghargaan ini, menurutnya, merupakan kelanjutan program pengendalian malaria dalam hal menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat malaria dengan tiga indikator utama yaitu, tidak ada kasus endegeneus tiga tahun terakhir, slide positif rate kurang dari 5 persen dan annual parasite incident (API) kurang dari satu.

Oleh karena itu banyak upaya-upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan dan jaringannya dalam upaya mencegah dan mengendalikan penyakit malaria di Barito Selatan seperti penemuan penderita, survei darah malaria, tata laksana penanganan malaria sesuai petunjuk teknis dan melakukan penyuluhan tentang malaria secara rutin, dibarengi dengan pembagian kelambu anti malaria di wilayah Barito Selatan.

Maka dari itu, segala upaya dalam penanganan malaria yang telah dilakukan ini, dinyatakan berhasil karena dalam tiga tahun berturut-turut, sehingga  tidak ada lagi ditemukan kasus malaria di Barito Selatan. “Berdasarkan penilaian Tim Dinkes Kalteng dan Tim Kemenkes, Kabupaten Barito Selatan layak menerima penghargaan eliminasi malaria,” imbuh Djulita Palar.

 

Sumber : http://www.kalamanthana.com/










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)