Berita Utama

Lomba Balita

Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019

| Minggu, 10 November 2019 - 16:08:36 WIB | dibaca: 97 pembaca

Palangka Raya - Upaya Perbaikan Gizi masyarakat sebagaimana disebutkan undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, bertujuan untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan dan masyarakat, antara lain melalui perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatan akses dan mutu pelayanan gizi serta kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr. Suyuti Syamsul, MPPM yang pada waktu itu di wakilkan oleh Kepala Bidang Kesmas dr. Fery Iriawan, MPH mengatakan, Hasil dua kali Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 dan 2018 menunjukkan tidak terjadinya perubahan yang berarti pada prevalensi balita gizi kurang maupun balita pendek. Pada tahun 2013 prevalensi balita gizi kurang adalah 19,6 % dan pada tahun 2018 adalah 17,7 %. Pada tahun 2013 balita pendek adalah 37,21 % dan pada tahun 2018 adalah 30,8 %.

Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) secara Nasional pada tahun 2015, 2016 dan 2017 menunjukkan tidak terjadinya perubahan yang berarti pada prevalensi balita gizi kurang maupun balita pendek. Pada tahun 2015, 2016 dan 2017 prevalensi balita gizi 23,5 %, 24,7 % dan 23,6 %. Sedangkan prevalensi balita pendek adalah 33,3 %, 34,1 % dan 39,0 % selama tiga tahun berturut-turut.

Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan yang dasarnya adalah bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional secara keseluruhan. Anak balita, anak usia sekolah, ibu hamil merupakan kelompok rawan gizi yang sangat perlu mendapat perhatian khusus karena dampak negatif yang ditimbulkan apabila menderita kekurangan gizi.

Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas anak Indonesia melalui upaya pembinaan dan pengembangan kesehatan dan kesejahteraan balita, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usia menjadi anak cerdas dan kreatif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Program Perbaikan Gizi Masyarakat melaksanakan Lomba Balita karena merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kemandirian orang tua balita yang berdampak pada pengembangan kesehatan balita dari segi fisik, mental dan sosial.

Lomba Balita terbagi dalam dua kelompok umur yaitu kelompok umur 6 – 24 bulan dan kelompok umur 2 – 5 tahun. Adapun kriteria penilaian sesuai dengan petunjuk penilaian lomba balita yang sudah tersedia. Diantaranya kondisi anak yang mencakup status imunisasi, status gizi, kesesuaian berat badan menurut umur, keadaan gigi dan gusi dan selanjutnya keadaan psikologis. Kemudian tentang orang tua yang meliputi : pendidikan, pekerjaan, umur dan penggunaan kontrasepsi.

Mengingat bahwa anak yang sehat adalah modal sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu strategi pembangunan nasional yaitu pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu strategi pembangunan nasional yaitu pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, agar mampu mewujudkan pembangunan nasional yang berkesinambungan, bermanfaat dan berdaya guna bagi bangsa dan negara.

Oleh karena itu tumbuh kembang anak perlu menjadi perhatian yang serius bagi kita semua. Pemberian ASI Eksklusif, pemberian makanan sesuai umur, pemberian suplemen gizi, imunisasi lengkap dan yang tidak kalah penting adalah pendidikan moral dan spiritual dan kondisi lingkungan sosial yang mendukung kelangsungan hidup dan tumbuh kembang serta perlindungan hak-hak anak secara utuh.

 

Sumber : Bidang Kesmas










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)