Berita Utama

SDK

Pelayanan Kefarmasian Sesuai Standar Dan Penggunaan Obat Rasional (POR)

| Jumat, 14 Juni 2019 - 08:01:16 WIB | dibaca: 75 pembaca

Resistensi antimikroba menjadi tantangan tersendiri bagi apoteker di Puskesmas, mengingat tingginya peresepan antibiotik di Puskesmas yang seharusnya dapat dikendalikan dengan penerapan Penggunaan Obat Rasional. Oleh karena itu, penggunaan obat rasional di Puskesmas menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan pelaksanaan pelayanan kefarmasian yang sesuai standar. Terkait hal tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan Seksi Produksi, Distribusi, dan Pelayanan Kefarmasian mengadakan Pertemuan Pembekalan Tenaga Kefarmasian dalam Melaksanakan Pelayanan Kefarmasian Sesuai Standar dan Penggunaan Obat Rasional (POR) di Puskesmas Kab/Kota Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang berlangsung di Palangka Raya bertempat di Aquarius Boutique Hotel Jl. Imam Bonjol No. 5  Palangka Raya.

Dalam sambutanya Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Drs. Ayonni Rizal, Apt., M.Kes menambahkan “Demi meningkatkan kualitas hidup pasien, Apoteker dituntut agar bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan pelayanan kefarmasian yang komprehensif baik manajerial maupun farmasi klinik, dengan menanamkan Perubahan Paradigma Pelayanan Kefarmasian yang berorientasi pada obat (drug oriented) menjadi patient oriente”.

Dengan Pembekalan Tenaga Kefarmasian dalam Melaksanakan Pelayanan Kefarmasian sesuai Standar dan Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas diharapkan dapat diketahui sejauh mana keberhasilan penerapan standar pelayanan kefarmasian baik itu pengelolaan obat dan BMHP serta pelayanan farmasi klinik, termasuk kendala kendala dalam penerapan aktifitas pelayanan.

Pada tahun 2019 diharapkan Puskesmas yang melaksanakan Pelayanan Kefarmasian sesuai standar adalah 60% dari puskesmas seluruh Indonesia dan Persentase Kabupaten/Kota Yang Menerapkan Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas sebesar 40%. Untuk mencapai Pelayanan Kefarmasian sesuai standar dan untuk mencapai target Kabupaten/Kota Yang Menerapkan Penggunaan Obat Rasional di Puskesmas.

Sumber : Haris/SDK.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)