Perlu Diketahui

In House Traning

Pemeriksaan Mpn Coliform Dan Faecal Coli Dan Perhitungan Nilai Ketidakpastian Pemeriksaan Bakteriolo

| Jumat, 03 Mei 2019 - 09:53:21 WIB | dibaca: 87 pembaca

Dalam rangka upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Sumber Daya Manusia/SDM Laboratorium dalam melakukan pengujian bakteriologi air, maka UPT. Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan In House Traning Pemeriksaan MPN Coliform Dan Faecal Coli Perhitungan Nilai  Ketidakpastian Pemeriksaan Bakteriologi Air yang dilaksanakan pada Triwulan I tahun 2019, dengan mendatangkan narasumber Ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Badan Penelitian Pengembngan dan Inovasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) Jakarta. Setelah mendapatkan pemahaman yang kuat dalam pengujian bakteriologi air dengan berpedoman pada APHA American Public Helath Assosiation diharapkan mampu menerapkan prosedur, validasi dan verifikasi sesuai ketentuan dalam APHA.

   Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, tetapi air bersih yang layak minum semakin sulit ditemukan. Tingginya angka pencemaran lingkungan mempengaruhi ketersediaan air bersih. Negara berkembang dapat diserang beragam jenis penyakit, bisa merupakan bawaan dari makanan maupun air. Beberapa contohnya adalah Penyakit gastroenteritis Eschericia coli, salmonelosis, shigelosis, demam tifoid, paratifoid, amoebiasis maupun akibat mikosis. Penyakit yang penularannya terjadi melalui air yang terkontaminasi bakteri atau fungi patogen dan ditularkan kepada manusia melalui mulut atau sistem pencernaan disebut Waterborne disease. Penyakit paling umum yang disebabkan oleh Waterborne disease adalah diare yang disebabkan oleh adanya pencemaran bakteri jenis Coliform pada air.

Pengujian air secara mikrobiologi sangat diperlukan untuk mengukur kualitas proses sanitasi dan derajat kontaminasi cemaran mikroba dalam air terutama untuk air yang digunakan sehari-hari. Deteksi dan kuantifikasi tidak dilakukan dengan mengukur langsung jumlah cemaran mikroba patogen (penyebab penyakit) tetapi menggunakan mikroba indikator yaitu bakteri golongan seperti E. coli. Pemeriksaan Coliform dengan menggunakan metode Most Probable Number (MPN) yang terdiri dari presumptive test dengan menggunakan media Lactose Broth (LB) dengan metode 3 tabung, confirmative test dengan menggunakan media Lauryl Tryptose Broth (LTB) atau menggunakan Brillian Green Lactose Broth (BGLB). Apabila presumptive tes positif, maka dilakukan uji berikutnya yaitu MPN confirm tes. Namun apabila presumptive tes negatif, pengujian sampel selesai. Pada uji presumptive tes yang menunjukkan hasil positif, diambil 1-2 ose sampel lalu dimasukkan dalam tabung yang berisi Brillian Green Lactosa Bile Broth (BGLB) dan diinkubasi pada suhu 35º C untuk Coliform dan suhu 44º C untuk Colitinja/faecal coli. Pembacaan dilakukan setelah 24-48 jam, Palangka Raya (03/05).

 

 

Sumber : UPT Labkes










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)