Berita Utama

Stunting

Penilaian Kinerja Kab/ Kota Dalam Pelaksanaan Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi

| Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:11:00 WIB | dibaca: 164 pembaca

Palangka Raya - Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) bertujuan untuk mempercepat pencegahan stunting dalam kerangka kebijakan dan institusi yang ada. Strategi Nasional tersebut terdiri dari 5 (lima) pilar dimana pilar ke-3 yaitu Konvergensi Program Pusat, Daerah, dan Desa bertujuan untuk memperkuat konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program dan kegiatan pusat, daerah, dan desa. Untuk mencapai tujuan pilar ke-3 tersebut, Strategi Nasional memuat wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi, yaitu sebagai berikut :

a. Memfasilitasi pembinaan, pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut provinsi atas kebijakan dan pelaksanaan program dan anggaran penyediaan intervensi gizi prioritas di wilayah kabupaten/kota.

b. Memberikan fasilitas dan dukungan teknis bagi peningkatan kapasitas kabupaten/kota dalam penyelenggaraan Aksi Konvergensi/Integrasi yang efektif dan efisien.

c. Mengoordinasikan pelibatan institusi non-pemerintah untuk mendukung Aksi Konvergensi/ Integrasi percepatan pencegahan stunting.

d. Membantu tugas Kementerian Dalam Negeri untuk melaksanakan penilaian kinerja kabupaten/kota dalam penyelenggaraan pencegahan stunting, termasuk memberikan umpan balik serta penghargaan kepada kabupaten/kota sesuai kapasitas provinsi yang bersangkutan.

Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Prov.Kalteng Fahrizal Fitri, S.Hut.,MP di dampingi oleh Danrem 102/Pjg Kol Arm Syaiful Rizal dan Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr. Suyuti Syamsul, MPPM, Rabu (21/8).

Dalam hal pelaksanaan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi. Mengacu pada Petunjuk Teknis tersebut, penilaian kinerja kabupaten/kota dilaksanakan oleh setiap provinsi dan hasil penilaian kinerja kabupaten/kota untuk tingkat provinsi diumumkan setiap pertengahan bulan Agustus. Mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri No 440/3334/Bangda Tanggal 19 Juli 2019 tentang Pelaksanaan Penilaian Kinerja Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi, Provinsi Kalimantan Tengah akan melaksanakan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Tahun 2019.

Tujuan pelaksanaan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Tahun 2019 adalah untuk : a. Mengetahui aspek kinerja apa saja yang sudah baik atau yang masih perlu ditingkatkan dari setiap kab/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah; b. Mengetahui perbandingan kinerja kab/kota dalam wilayah Provinsi Kalimantan Tengah; c. Memfasilitasi sharing pembelajaran yang dapat dimanfaatkan kab/kota dari kab/kota lain dalam wilayah provinsi (peer learning) untuk meningkatkan kualitas dan hasil pelaksanaan 8 aksi.

Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan penilaian kinerja kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 meliputi : a. Kabupaten/kota mendapatkan umpan balik dan pembelajaran dalam upaya meningkatkan konvergensi intervensi gizi; b. Kabupaten/kota semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya dalam upaya konvergensi intervensi gizi; c. Provinsi memperoleh informasi yang memadai untuk menyusun/ memperbaharui kegiatan pendampingan/ pembinaan kabupaten/kota yang lebih efektif berdasarkan kemajuan dan kebutuhan kabupaten/kota; d. Provinsi dan Kabupaten/Kota mendapat gambaran jelas untuk perbaikan perencanaan dan penganggaran tahun berikutnya.

Peserta penilaian kinerja adalah kab/kota yang termasuk dalam daftar kabupaten/kota lokasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2018 dan tahun 2019 yaitu: Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Timur Dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sumber : Bidang Kesmas










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)