Berita Utama

Pertemuan

Peningkatan Kapasitas Sdm dlm Pengelolaan Vaksin & Penerapn E-Logistik di Instalasi Farmasi Kab/Kota

| Kamis, 04 April 2019 - 08:23:27 WIB | dibaca: 133 pembaca

Salah satu komponen utama dalam pelaksanaan program imunisasi adalah vaksin,  sehingga vaksin harus selalu tersedia dalam jumlah yang cukup sampai ketingkat pelayanan, berkualitas dan tepat waktu. Adanya data ketersediaan obat di Provinsi atau Kabupaten/Kota akan mempermudah penyusunan prioritas bantuan maupun intervensi program di masa yang akan datang, sehingga suatu daerah yang pernah mengalami kekosongan obat dapat segera tertangani. Terkait hal tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan mengadakan Pertemuan Peningkatan Kapasitas SDM Dalam Pengelolaan Vaksin dan Penerapan E-Logistik di Instalasi Farmasi kabupaten/Kota Se-Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang berlangsung di Palangka Raya pada tanggal 26 s/d 28 Februari 2019 bertempat di Aquarius Boutique Hotel Jl. Imam Bonjol No. 5  Palangka Raya.

Dalam pertemuan ini di hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan prov. Kalimatan Tengah dr. Suyuti Syamsul, MPPM. Serta Narasumber dari Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jendral Kefarmasian dan Alkes Kementerian Kesehatan RI

Program Imunisasi merupakan salah satu upaya preventif yang telah terbukti sangat cost effective dalam menurunkan angka kesakitan dan kecacatan, akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Dalam upaya mempertahankan potensi vaksin diperlukan pengelolaan secara benar oleh semua pihak yang terkait selama penyediaan, pendistribusian, penyimpanan, pemakaian, pemusnahan serta pencatatan dan pelaporan. Pentingnya pengelolaan logistik khususnya di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan memberikan kemudahan untuk mengelola pengadaan, penyimpanan, dan distribusi dalam rangka untuk memenuhi permintaan pasien yang semakin lama semakin meningkat. Selain kompleksitas organisasi, pengelolaan logistik sendiri merupakan proses yang unik mulai dari proses perencanaan, pembelian obat, distribusi obat, penggunaan obat dan manajemen operasional pengelolaan logistik. Aplikasi E-Logistik merupakan instrumen elektronik dalam membantu pengambilan keputusan di setiap proses siklus pengelolaan logistik untuk mendukung dalam penyediaan data yang cepat, tepat dan akurat.

Melalui pertemuan ini diharapkan Implementasi Aplikasi E-logistik dapat menjamin penyediaan data yang cepat, tepat dan akurat, guna ketersediaan obat di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Serta tersedianya vaksin dalam jumlah yang cukup sampai ketingkat pelayanan. (Haris/SDK)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)