Berita Utama

Pengendalian Vektor

Pertemuan Orientasi Bagi Tenaga Entomolog Kesehatan / Pengendalian Vektor Kab/Kota Angkatan I

| Rabu, 03 Juli 2019 - 08:11:02 WIB | dibaca: 77 pembaca

Penyakit tular vektor merupakan penyakit yang menular melalui hewan perantara (vektor). Penyakit tular vektor meliputi malaria, arbovirosis seperti Dengue, Chikungunya, Japanese B Encephalitis (radang otak), filariasis limfatik (kaki gajah), pes (sampar) dan demam semak (scrub typhus).

Penyakit tersebut hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB).

Penyakit tular vektor merupakan satu diantara penyakit yang berbasis lingkungan yang dipengaruhi oleh lingkungan fisik, biologi dan sosial budaya. Ketiga faktor tersebut akan saling mempengaruhi kejadian penyakit tular vektor di daerah penyebarannya sehingga  pengendalian vektor tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan saja tetapi memerlukan kerjasama lintas sektor dan program ujar kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr. Suyuti Syamsul, MPPM dalam sambutannya, Palangka Raya (27/6).

Masalah lain yang dihadapi dalam pengendalian vektor di Indonesia antara lain kondisi geografi dan demografi yang memungkinkan adanya keragaman vektor, belum teridentifikasinya spesies vektor (pemetaan sebaran vektor) di semua wilayah endemis, belum lengkapnya peraturan penggunaan pestisida dalam pengendalian vektor, peningkatan populasi resisten beberapa vektor terhadap pestisida tertentu, keterbatasan sumber daya baik tenaga, logistik maupun biaya operasional dan kurangnya keterpaduan dalam pengendalian vektor.

Keunggulan Pengendalian Vektor Terpadu (PVT) adalah (a) dapat meningkatkan keefektifan dan efisiensi berbagai metode/cara pengendalian, (b) dapat meningkatkan program pengendalian terhadap lebih dari satu penyakit tular vektor, (c) melalui kerjasama lintas sektor hasil yang dicapai lebih optimal dan saling menguntungkan.

Selama ini sebenarnya sebagian masyarakat sudah mengetahui cara pengendalian vektor penyakit dengan pengubahan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya. Namun demikian perlu kiranya peningkatan upaya – upaya tersebut agar pengendalian vektor sebagai salah satu cara pengendalian penyakit menular dapat berhasil dengan baik. Melalui Pertemuan Orientasi Bagi Tenaga Entomolog Kesehatan / Pengendalian Vektor Kabupaten / Kota Angkatan I ini kami harapkan para peserta dapat mengikuti pertemuan dengan baik dan tentunya dengan di dapat nya informasi – informasi terbaru dari pertemuan ini yang dapat di implementasikan di Kabupaten / Kota serta dapat menjalin kerja sama yang baik dari berbagai sektor terkait agar peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian vektor ini dapat berjalan dengan baik, sehingga mengurangi resiko terjadinya penularan penyakit di masyarakat.

 

Sumber : Hasan/GF Malaria










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)