Perlu Diketahui

Kesehatan Keluarga

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Keluarga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019

| Kamis, 04 April 2019 - 09:09:32 WIB | dibaca: 184 pembaca

 

Kesehatan Keluarga meliputi kesehatan ibu, bayi baru lahir, bayi, balita, anak pra sekolah, remaja dan lansia melalui pendekatan life cycle approach. Dan kesehatan keluarga merupakan salah satu program prioritas utama Pembangunan Kesehatan dimana Indikator kematian ibu (AKI) dan Kematian Bayi (AKB) adalah salah satu indikator utama dalam RPJM Tahun 2015-2019.

Kematian ibu di indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia. Data AKI dari beberapa Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) yang dilaporkan berturut dari tahun 1991, 1994, 1997, 2002/3, 2007 dan 2012 adalah sebagai berikut 421/100.000, 390.000/100.000, 334/100.000, 307/100.000, 228/100.000 dan 359/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Hasil Survei terkini melalui SUPAS 2015 didapatkan angka sebesar 305/100.000 KH. Sedangkan Angka Kematian Neonatal (AKPN) dari 15/1000 KH menjadi 13/1000 KH dan untuk Angka Kematian Anak Balita (AKABAL) dan 44/ 1000 KH menjadi 40/1000 KH. Angka ini masih jauh dari target Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2030 mendatang dimana AKI menjadi70 /100.000 KH dan AKN 12/1000 KH.

Salah satu tantangan akan lambatnya penurunan AKI/AKB adalah kurang sinergitas program kesehatan keluarga baik secara teknis atau manajemen dengan lintas program yang mengakibatkan upaya strategis belum dilaksanakan secara optimal.

Dilain sisi masalah-masalah yang juga harus disikapi seperti balita yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan/gizi kurang/ buruk (anak yang tidak mendapatkan haknya) bahkan mengalami kekerasan, sehingga menghambat tumbuh kembang anak. Masalah pada remajapun cenderung tidak sehat (KEK, Anemia Zat Besi) bahkan pergaulan bebas, mengkonsumsi alkohol dan narkotika) sehingga mengganggu kesehatan reproduksi. Begitu pula halnya permasalahan pada lansia yang paling krusial adalah kesadaran akan masalah Lansia, konsep yang selalu disosialisasikan oleh Komnas Lansia kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan usia harapan hidup sehat dan kualitas hidup secara keseluruhan bagi penduduk lanjut usia.

Berdasarkan permasalahan tersebut diatas perlu dilakukan evaluasi program baik capaian kinerja maupun dampak akhir yang dihasilkan yaitu berupa permsalahan yang tidak dapat dipecahkan maupun keberhasilan yang mana hal ini dijadikan bahan untuk saling menguatkan. Untuk itu perlu duduk bersama dalam Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Keluarga.

Tujuan pertemuan ini diadakan dalam rangka evaluasi program, penyampaian kebijakan masing-masing program kesehatan keluarga untuk menentukan kegiatan prioritas perencanaan selanjutnya.

 

Sumber : Bidang Kesmas


 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)