Berita Utama

STR

Sosialisasi Aplikasi STR Online Versi 2.0.

| Selasa, 12 Maret 2019 - 12:37:17 WIB | dibaca: 45 pembaca

Dalam rangka Pembinaan dan Pengawasan Mutu Tenaga Kesehatan sebagaimana amanat undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, bahwa setiap tenaga kesehatan  yang melaksanakan praktek atau pekerjaan keprofesian wajib memiliki izin dari pemerintan, yaitu berupa STR atau pun Surat Izin Praktek. Dalam Hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bidang Sumberdaya Kesehatan seksi SDMK Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Pertemuan Sosialisasi STR online Versi 2.0. Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang berlangsung di Palangka Raya pada tanggal Rabu, 27 Februari 2019  bertempat di Aula Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Jl. G.Obos Palangka Raya.

Sistem Registrasi Online berbasis website, dimana setiap tenaga kesehatan dapat melakukan resgistrasi melalui satu pintu, tentu saja dengan sistem tersebut proses registrasi akan dapat terlaksana dengan lebih mudah. lebih cepat dan aman. Sosialisasi STR online Versi 2.0. untuk menggantikan sistem registrasi lama yang di rasakan masih memiliki kekurangan terutama dalam hal validasi yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dalam pembukaan acara Ketua Komite Tenaga Kesehatan Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Dra. Oos Fatimah Rosyanti, M.Kes menambahkan STR online Versi 2.0. ini pengusulan STR itu tergantung kepada yang bersangkutan jadi tidak bisa lagi di kolektifkan, jadi nanti yang tidak bias IT gawat juga! tapi kami berpikir bahwa yang mengusulkan STR itukan lulusan perguruan tinggi ya kalau sekarang sepertinya lebih pintar lah, ya mungkin sekarang hanya masalah sinyal nanti kami juga ingin berkoordinasi dengan dinas kesehatan ataupun pihak lain supaya juga menyediakan ketersediaan sinyal, Ucapnya. Beliau juga menambahkan KTKI akan terbentuk berdasarkan amanat undang-undang 36 dan undang-undang 38, konsil itu menjadi penting karena di semua negara konsil merupkan PRA (Professional regulatory authority) sehingga beberapa kewenangan yang ada di konsil sangat penting.

Pembentukan Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) dimaksudkan untuk mengatasi permasalahan dari Sistem Registrasi Tenaga Kesehatan yang dirasakan masih memiliki banyak kekurangan, dengan adanya Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) diharapkan pengolahan registrasi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat, pemerintah akan memiliki data yang pasti tentang penyebaran tenaga kesehatan, peningkatan mutu tenaga kesehatan, pengendalian terhadap jumlah institusi pendidikan tenaga kesehatan.

Dalam pertemuan ini di hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Tengah dr. SUYUTI SYAMSUL, MPPM serta Narasumber dari Badan PPSDM Kesehatan, Ketua Komite Tenaga Kesehatan Indonesia, Perwakilan Organisasi Profesi, se-Kota Palangka Raya, Pengurus dan Anggota MTKP Kalimantan Tengah. (Haris/SDK)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)