Berita Utama

Kesmas

Term Of Reference Koordinasi Lp/Ls Kesehatan Keluarga Tingkat Prov.Kalteng Tahun 2019

| Rabu, 24 Juli 2019 - 14:47:45 WIB | dibaca: 45 pembaca

Palangka Raya -Saat ini Angka Kematian Ibu dan Neonatal (AKI/AKN), Stunting serta Umur Harapan Hidup menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang perlu ditangani secara serius, dimana kematian ibu di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia. Berdasarkan Survei  Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI 2012) AKI sebanyak 359/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Hasil survei terkini AKI (SUPAS 2015) didapatkan sebesar 305/100.000 KH. Sedangkan Angka Kematian Neonatal (AKN) setelah satu dekade tidak berubah di 19/1000 KH (SDKI 2012), akhirnya menurun 15/1000 KH hasil (SDKI 2017). Angka ini masih jauh dari target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 mendatang dimana AKI menjadi 70/100.000 KH dan AKN 12/1000 KH. Kalimantan Tengah ditahun 2019 ditetapkan 2 Kabupaten sebagai Lokus Intervensi Penurunan AKI/AKN yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr. Suyuti Syamsul, MPPM menambahkan, Untuk masalah Stunting secara Nasional adalah 37,2%(Rikesdas 2013) dan 30,8% (Rikesdas 2018), dimana terdiri dari 18,0% sangat pendek dan 19,2% pendek. Kalimantan Tengah menduduki peringkat keempat untuk Baduta dan peringkat kelima untuk Balita dimana ada 3 kabupaten lokus intervensi yaitu Kabupaten Barito Timur, Kotawaringin Timur dan Kapuas, Rabu (24/7).

Sedangkan Umur Harapan Hidup di Indonesia meningkat dari 69,8 tahun (2010) menjadi 70,8 tahun (2015), dan diperkirakan akan meningkat menjadi 72,2 tahun (2030 – 2035). Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010 jumlah lansia sebesar 18,1 juta jiwa 7,6 % dari total penduduk. Masalah yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah masalah kesehatan, Umbuh Kadis.

Upaya Pembinaan Kesehatan Keluarga meliputi program-program yang bertanggung jawab dalam upaya kesehatan masyarakat berdasarkan tahapan siklus hidup (life cycle approach) mulai dari kesehatan maternal dan neonatal, bayi, anak balita, anak usia sekolah, usia reproduksi dan lansia. Dan kesehatan keluarga merupakan salah satu program prioritas utama Pembangunan Kesehatan RPJMN 2015-2019 dimana Indikator AKI dan AKN juga Stunting menjadi salah satu dari lima focus prioritas sebagai tindak lanjut Rakerkesnas 2019.

Salah satu upaya pemerintah dalam rangka percepatan penurunan AKI/AKN, Stunting dan juga meningkatkan Umur Harapan Hidup yaitu dengan penyelenggaraan kegiatan yang berdaya ungkit tinggi terhadap nilai Indikator berdasarkan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) secara berkelanjutan, baik terhadap akses dan kualitas dengan pemenuhan jangkauan sasaran.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Pertemuan Sosialisasi Dan Evaluasi Program Kesehatan Keluarga, dimana pertemuan ini mengajak kita semua untuk dapat saling mendukung berkoordinasi baik lintas program maupun lintas sektor dalam melakukan program-program terkait secara terintegrasi dan terarah, dimana upaya-upaya kesehatan masyarakat terutama upaya pembinaan kesehatan keluarga dapat terselenggara secara optimal dan berkesinambungandalam pencapaian output dan kinerja kegiatan.Sehingga harapannya kegiatan ini dapat bermakna khususnya untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Kalimantan Tengan.

Sumber : Kesmas


 










Komentar Via Website : 1
Batik Indonesia
29 Juli 2019 - 01:02:25 WIB
Terima kasih atas informasinya
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)