Berita Utama

Penelitian

Tindak Lanjut Hasil Penelitian Tanaman Bajakah Tunggal oleh Siswa-siswi SMAN-2 Palangka Raya

| Rabu, 21 Agustus 2019 - 09:48:36 WIB | dibaca: 81 pembaca

Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Prov.Kalteng dr. Suyuti Syamsul, MPPM memaparkan dan menjawab beberapa pertanyaan terkait dengan tanaman akar Bajakah yang sedang viral.

Untuk budi daya berhubungan dengan riset, jika budi daya sendiri perlu riset. Jika kita melakukan penelitian sendiri tanpa menggandeng badan penelitian yang sudah ada, kalau itu dilakukan berarti kita investasinya cukup besar dengan contoh misalkan menyediakan laboratorium dan menyiapkan alat-alatnya. Bisa jadi wilayah yang mematenkan, jadi kita bagi-bagi tugas dengan dinas terkait.

Mungkin kita bisa menyediakan alatnya dalam 1 tahun ini, tetapi bagaimana menstandarisasi penelitinya, bagaimana membangun proses standarisasi pembuatannya, itu semua perlu waktu. Diskusi dengan teman-teman dari kementerian kesehatan Puslitbang mengatakan atau menawarkan bisa saja menggunakan atau melibatkan mereka, dan anak2 peneliti di tawang mangu solo.

Ada 2 opsi, jika dananya dari daerah berarti hasil penelitiannya untuk daerah dan jika dananya dari kementrian kesehatan berarti datanya untuk mereka. Ini semua bisa dibicarakan dalam forum diskusi ini, apa kita perlu membangun sendiri laboratorium beberapa tahun ke depan atau kita menggunakan yang sudah ada.

Mereka juga mungkin nanti menjelaskan jenis sel kanker yang ada di laboratorium, jadi bisa kita uji langsung (In Vitro). Kalau yang dilakukan oleh ade-ade ini adalah in sio. Ini juga akan kita sepakati, Apakah penelitian ini bisa mandiri atau menggandeng lembaga yang ada nanti akan kita diskusikan lagi. Selasa (20/8).

Kadis Kesehatan juga menambahkan, kita bisa menggandeng beberapa sektor untuk mengembangkannya. Karna jika Dinas Kesehatan disuruh membangun laboratorium sendiri dalam 2 tahun ini belum tentu selesai. Jadi, ini yang perlu kita bahas bersama.

Jika ini nanti dikembangkan menjadi obat, kalau pun nanti datanya dari daerah atau pemprov. Kalau mau di publikasikan tentu harus diakui ini penelitian bersama.

Larangan untuk mengeluarkan Bajakah itu harus di legalkan menjadi sebuah peraturan, ini juga yang perlu kita sepakati disini. Karna tidak mungkin kita melarang Orang dengan lisan, tetapi jangan dibiarkan juga, Imbuhnya.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)