Berita Utama

SDMK

Workshop Penyusunan Dokumen Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

| Kamis, 13 Desember 2018 - 08:32:06 WIB | dibaca: 144 pembaca

Salah satu faktor yang sangat berperan dalam pembangunan kesehatan adalah sumber daya manusia kesehatan. Pemenuhan akan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan harus dimulai dari menghitung jenis dan seberapa besar kebutuhannya sampai dengan bagaimana memenuhinya. Untuk itu perlu tersedia tenaga perencana SDM Kesehatan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam perencanaan SDM Kesehatan dengan baik.

Isu penting dalam perencanaan SDM Kesehatan antara lain rendahnya kemampuan tenaga perencana SDM Kesehatan baik di pusat maupun di daerah. Hal ini akan menghambat jalannya organisasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya karena kebutuhan jenis dan jumlah SDM Kesehatan yang dibutuhkan tidak bisa dihitung dengan baik.

Perkembangan kebijakan yang terkait dengan ketenagaan saat ini adalah penguatan perencanaan SDM Kesehatan. Penyusunan kebutuhan SDM Kesehatan perlu memperhatikan berbagai faktor seperti situasi, kondisi geografis, demografis, program prioritas, kapasitas produksi dan ketersediaan SDMK, sehingga akan diperoleh SDMK sesuai dengan yang dibutuhkan.

Dalam Sambutannya Kepala Dinas Kesehatan dr. Suyuti Syamsul, MPPM menambahkan, tersedianya SDMK yang bermutu dapat mencukupi kebutuhan, terdistribusi secara adil dan merata, serta termanfaatkan secara berhasil-guna dan berdaya-guna untuk menjamin terselenggaranya pembangunan kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya mutlak diperlukan secara berkesinambungan. Untuk itu perencanaan kebutuhan SDMK yang mengawali aspek manajemen SDMK secara keseluruhan harus disusun sebagai acuan dalam menentukan pengadaan yang meliputi pendidikan dan pelatihan SDMK, pendayagunaan SDMK, termasuk peningkatan kesejahteraannya, dan pembinaan serta pengawasan mutu SDMK.

Perencanaan kebutuhan SDMK dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan pembangunan kesehatan, baik lokal, nasional, maupun global, dan memantapkan komitmen dengan unsur terkait lainnya. Di era desentralisasi bidang kesehatan, pemerintah daerah memiliki otoritas untuk merekrut SDMK di daerah masing-masing sebagai pegawai pemerintah daerah. Konsekuensinya, daerah harus memiliki kemampuan dalam melakukan perencanaan kebutuhan SDMK, baik di pemerintah daerah provinsi maupun di pemerintah daerah kabupaten/kota, Ujarnya.

Sampai dengan saat ini, upaya penyediaan data SDM kesehatan yang terkini dan terupdate terus diupayakan, meliputi ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDM di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Data SDM kesehatan yang valid sangat diperlukan untuk evaluasi dan pengambilan keputusan di level yang lebih tinggi. Dalam hal ini maka kami meminta peran aktif dari pengelola data di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit melakukan mapping ketenagaan dan senantiasa melakukan validasi secara berkala terkait data SDMK di instansi Saudara. Sehingga ke depannya program dan kebijakan di bidang SDM yang berbasis data mampu menjawab berbagai tantangan dan permasalahan di bidang kesehatan. (Palangka Raya, 10/12)

 

Sumber : Bidang SDK / Harissurahman










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)